Jumat, 10 April 2015
Peletakan Batu Pertama TMDD oleh Dandim 0826,
PAMEKASAN - Pasca di gelarnya Upacara Pembukaan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 94, di Desa Sana Laok Waru Pamekasan Madura Jawa Timur, jumat (10/4), Dandim 0826 Pamekasan langsung mengumandu peletakan Batu Pertama,
Dalam Peletakan Batu pertama tersebut di saksikan langsung oleh sejumlah anggota TNI, Camat, Polsek Waru dan Para tokoh masyarakat setempat,
Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Armed Mawardi, Berharap adanya pembangunan tersebut bisa di maksimalkan dan di pelihara dengan baik,
" kami hanya berharap masyarakat bisa membantu program TMMD ini agar hasilnya maksimal & memuaskan," ungkapnya,
Pasalnya, hasil dari kegiatan tersebut akan kembali kepada masyarakat sendiri sehingga tidak hanya terkesan buang-buang anggaran, masyarakat juga harus menyadari dan peduli terhadap lingkungan Desa sendiri,
Menurutnya, semakin masyarakat kompak dan peduli sesama, Maka Desapun semakin berkembang dan lebih mudah mengembangkan potensi-potensi di Desa tersebut, (ri/*)
Kamis, 09 April 2015
Dandim Harapkan hasil maksimal dalam TMMD
PAMEKASAN - Upacara Pembukaan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 94, di Desa Sana Laok Waru Pamekasan Madura Jawa Timur, jumat (10/4), pembangunan tersebut, di harapkan selesai dengan Maksimal dan tidak ada yang mengambil keuntungan,
Dalam upacara tersebut di hadiri oleh Dandim, beserta 1 pleton Kodim 0826 Pamekasan Camat dan Kapolsek Waru, serta sejumlah masyarakat,
Menurut Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Armed Mawardi, menegaskan dalam upacara tersebut agar memperkokoh tali ukhuwah islamiah antar sesama demi berkembangnya Desa, sehingga dengan kekompakan tersebut tidak ada yang saling mengambil keuntungan dan merasa di rugikan,
" Tingkatkan kerja sama yang baik dengan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD. Sehingga Kwalitas hasil TMMD, baik dan bertahan lama serta tidak cepat rusak, dan yang lebih pentung lagi, Dalam pelaksanaan TMMD 21 hari harus slesai dengan hasil yang maksimal," ungkapnya,
pihaknya juga selalu mewanti-wanti agar tidak menyalah gunakan anggaran yang sudah di anggarkan untuk pembangunan tersebut,
" jangan mengambil keuntungan dari dana yang ada. Tapi pergunakan dana itu semaksimal mungkin untuk menghasilkan pembangunan yan maksimal, tepat waktu, sehingga dalam pelaksanaan pra bisa mencapai 75 %," tambahnya, (ri/*)
Dalam upacara tersebut di hadiri oleh Dandim, beserta 1 pleton Kodim 0826 Pamekasan Camat dan Kapolsek Waru, serta sejumlah masyarakat,
Menurut Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Armed Mawardi, menegaskan dalam upacara tersebut agar memperkokoh tali ukhuwah islamiah antar sesama demi berkembangnya Desa, sehingga dengan kekompakan tersebut tidak ada yang saling mengambil keuntungan dan merasa di rugikan,
" Tingkatkan kerja sama yang baik dengan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD. Sehingga Kwalitas hasil TMMD, baik dan bertahan lama serta tidak cepat rusak, dan yang lebih pentung lagi, Dalam pelaksanaan TMMD 21 hari harus slesai dengan hasil yang maksimal," ungkapnya,
pihaknya juga selalu mewanti-wanti agar tidak menyalah gunakan anggaran yang sudah di anggarkan untuk pembangunan tersebut,
" jangan mengambil keuntungan dari dana yang ada. Tapi pergunakan dana itu semaksimal mungkin untuk menghasilkan pembangunan yan maksimal, tepat waktu, sehingga dalam pelaksanaan pra bisa mencapai 75 %," tambahnya, (ri/*)
Rabu, 08 April 2015
Kompas; Tolak Kenaikan BBM, Kepung Kantor DPRD
PAMEKASAN - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pemuda Pamekasan (Kompas) melakukan aksi ke kantor DPRD Pamekasan Madura Jawa Timur, kamis (9/4) menuntut DPRD ikut menolak atas kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM)
Aksi di start dari sebelah barat monomen arek lancor Pamekasan, dengan sejumlah atribut, antara lain, poster jokowi yang di jadikan topeng, dan sepeda ontel yang sedang di naiki oleh rakyat jelata, simbol pemberontakan terhadap kebijakan peresiden yang sudah tidak merakyat, serta adegan perjalanan kepemimpinan Jokowi yang serba di terpa kecaman oleh rakyatnya sendiri,
Versi kompas kondisi bangsa ini seperti halnya pungguk merindukan bulan, dimana dalam kurun waktu 6 bulan massa kepemimpinan Jokowi, masyarakat hanya bisa menikmati tontonan gratis tentang kekacauan-kekacauan yang terjadi, mulai dari pertarungan elit politik yang perilakunya sangat tidak mendidik, pertikaian dua penegak hukum KPK VS Polri sampai pada ikonsistensi pemerintah dalam menentukan harga bahan bakar minyak (BBM) dan semua itu terjadi karena ketidak tegasan pemimpin negeri ini,
Terhitung sejak kepemimpinannya jokiwi pemerintah telah lima kali melakukan revisi harga BBM dan terakhir tanggal 28 maret 2015 pemerintah kembali menaikkan harga BBM sebesar 500 rupiah,
"naik turunnya harga BBM yang katanya untuk balancing ekonomi namun terkesan sebagai sebuah instruksi untuk kepentingan peribadi atau golongan, dan perekonomian masyarakat indonesia yang di dominasi kalangan menengah kebawah sudah tak lagi menjadi pertimbangan pemerintah dalam memgambil sebuah kebijakan," teriak Halili salah satu orator aksi,
Sementara menurut Bisri Penderitaan dan rasa sakit hati masyarakat semakin sempurna dan terseret ke dasar jurang kesengsaraan setelah presiden menandatangani Perpres No 39 tahun 2015 tentang tunjangan uang muka pembelian mobil pejabat negara, sebesar Rp, 210.000.000,00 dan angka ini lebih besar dari ketentuan sebelumnya yang sebesar Rp. 116.500.000,00
" Di tengah penderitaan masyarakat karena kenaikan BBM dan pencabutan subsidi, pemerintah justru mensubsidi para pejabat negara untuk memenuhi gaya hidup hedon mereka," ungkapnya,
Sehingga Kompas Menolak kenaikan harga BBM dan mengutuk kebijakan pemerintah yang tak pro rakyat dan Meminta kepada seluruh fraksi untuk ikut serta menandatangani penolakan kenaikan harga BBM, yang paling parah mereka menuntut dalam orasinya untuk melengserkan Jokowi,
"Turunkan Jokowi dari kursi keperesidenan," tandasnya,
Akasi terus berlangsung namun tak satupun anggota Dewan keluar menemui massa hingga akhirnya massa sepakat untuk menggeledah semua ruangan DPRD, (ri/*)
Aksi di start dari sebelah barat monomen arek lancor Pamekasan, dengan sejumlah atribut, antara lain, poster jokowi yang di jadikan topeng, dan sepeda ontel yang sedang di naiki oleh rakyat jelata, simbol pemberontakan terhadap kebijakan peresiden yang sudah tidak merakyat, serta adegan perjalanan kepemimpinan Jokowi yang serba di terpa kecaman oleh rakyatnya sendiri,
Versi kompas kondisi bangsa ini seperti halnya pungguk merindukan bulan, dimana dalam kurun waktu 6 bulan massa kepemimpinan Jokowi, masyarakat hanya bisa menikmati tontonan gratis tentang kekacauan-kekacauan yang terjadi, mulai dari pertarungan elit politik yang perilakunya sangat tidak mendidik, pertikaian dua penegak hukum KPK VS Polri sampai pada ikonsistensi pemerintah dalam menentukan harga bahan bakar minyak (BBM) dan semua itu terjadi karena ketidak tegasan pemimpin negeri ini,
Terhitung sejak kepemimpinannya jokiwi pemerintah telah lima kali melakukan revisi harga BBM dan terakhir tanggal 28 maret 2015 pemerintah kembali menaikkan harga BBM sebesar 500 rupiah,
"naik turunnya harga BBM yang katanya untuk balancing ekonomi namun terkesan sebagai sebuah instruksi untuk kepentingan peribadi atau golongan, dan perekonomian masyarakat indonesia yang di dominasi kalangan menengah kebawah sudah tak lagi menjadi pertimbangan pemerintah dalam memgambil sebuah kebijakan," teriak Halili salah satu orator aksi,
Sementara menurut Bisri Penderitaan dan rasa sakit hati masyarakat semakin sempurna dan terseret ke dasar jurang kesengsaraan setelah presiden menandatangani Perpres No 39 tahun 2015 tentang tunjangan uang muka pembelian mobil pejabat negara, sebesar Rp, 210.000.000,00 dan angka ini lebih besar dari ketentuan sebelumnya yang sebesar Rp. 116.500.000,00
" Di tengah penderitaan masyarakat karena kenaikan BBM dan pencabutan subsidi, pemerintah justru mensubsidi para pejabat negara untuk memenuhi gaya hidup hedon mereka," ungkapnya,
Sehingga Kompas Menolak kenaikan harga BBM dan mengutuk kebijakan pemerintah yang tak pro rakyat dan Meminta kepada seluruh fraksi untuk ikut serta menandatangani penolakan kenaikan harga BBM, yang paling parah mereka menuntut dalam orasinya untuk melengserkan Jokowi,
"Turunkan Jokowi dari kursi keperesidenan," tandasnya,
Akasi terus berlangsung namun tak satupun anggota Dewan keluar menemui massa hingga akhirnya massa sepakat untuk menggeledah semua ruangan DPRD, (ri/*)
Minggu, 05 April 2015
Ultah PBS, Gelar Seminar & Lomba Pentas Seni,
PAMEKASAN - Pada Mumentum Hari Ulang Tahun Prodi Perbankan Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, yang ke VI, akan menggelar Seminar dengan tema, "Implementasi Sumber Daya Insani dalam Mengembangkan Perbankan Syariah", dan Lomba Pentas Seni,
Acara tersebut akan di laksanakan pada hari senin (06/04/15) tepat pada pukul 07.30 WIB hingga selesai, di Gedung Auditorium STAIN Pamekasan,
Sedangkan Fasilitas yang di sediakan Panitia antara lain, Snack, Softdrink dan Sertifikat (free) yang di Persembahkan langsung oleh Hima Prodi PBS,
Moh Rasul Ketua Hima Prodi PBS berharap bahwa acara tersebut bisa memberikan manfaat terhadap mahasiswa STAIN Pada umumnya, perbankan syariah pada khususnya,
" tidak banyak harapan saya selaku ketua, hanya ingin bagaimana program yang akan di gelar nantinya bisa membuat mahasiswa tertarik dan bermanfaat untuk pengembangan perbankan syariah kedepan, " ujarnya,
Sehingga pihaknya berharap kekompakan dan bentuk partisipasi dari semua mahasiswa, Baik dari STAIN maupun Non STAIN, untuk memeriahkan dan mensukseskan acara tersebut, (ri/*)
Acara tersebut akan di laksanakan pada hari senin (06/04/15) tepat pada pukul 07.30 WIB hingga selesai, di Gedung Auditorium STAIN Pamekasan,
Sedangkan Fasilitas yang di sediakan Panitia antara lain, Snack, Softdrink dan Sertifikat (free) yang di Persembahkan langsung oleh Hima Prodi PBS,
Moh Rasul Ketua Hima Prodi PBS berharap bahwa acara tersebut bisa memberikan manfaat terhadap mahasiswa STAIN Pada umumnya, perbankan syariah pada khususnya,
" tidak banyak harapan saya selaku ketua, hanya ingin bagaimana program yang akan di gelar nantinya bisa membuat mahasiswa tertarik dan bermanfaat untuk pengembangan perbankan syariah kedepan, " ujarnya,
Sehingga pihaknya berharap kekompakan dan bentuk partisipasi dari semua mahasiswa, Baik dari STAIN maupun Non STAIN, untuk memeriahkan dan mensukseskan acara tersebut, (ri/*)
Sabtu, 04 April 2015
Hitami; Nikmati Hidup dengan Santai
![]() |
Mahasiswa STAIN Semester 8 |
Menurutnya hidup itu hanya sekali sehingga tidak perlu di ambil pusing, "santai" merupakan pedoman Hidupnya,
"apa gunanya kita mengambil pusing, kita kan di lahirkan dari sebuah masalah, tinggal kita jalani dengan santai, pada akhirnya masalah akan selesai dengan sendirinya," ujarnya,
Apalagi ketika di tanya persoalan kampus, dia malah menyinggung bahwa kampus tidak akan memberikan gransi yang sesuai keinginan mahasiswa, semuanya bergantung pada diri mahasiswa masing-masing,
" seandainya kampus memberikan gransi terhadap mahasiswa yang rajin untuk mendapatkan posisi atau jabatan sesuai keinginan kita, dari dulu saya rajin, tidak akan menjalani hidup glandangan seperti ini," tambahnya,
Sehingga perlu membangun kesadaran diri untuk mencapai cita-cita, " saya tidak pernah berfikir akan jadi apa nantinya, yang penting bisa menikmati hidup, dan tidak keluar dari syariat islam, itu sudah cukup bahkan sempurna," tegas mantan ketua Hima Prodi PBS STAIN Pamekasan Periode 2012-2013, (ri/*)
IMABA Ajak Warga Shalat Khusuf dan Takbir Bersama,
PAMEKASAN - Pasca di lakukannya aksi 1000 selebaran terkait Gerhana Bulan Total (GBT) Massa Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (IMABA) langsung berkumpul di Mushalla Nurul Ittihad Jl. Raya Wahid Hasyim, Parteker Pamekasan Madura Jawa Timur, sabtu (4/4), malam,
di Mushalla tersebut IMABA langsung mengajak masyarakat untuk melaksanakan Shalat Khusyuful Qomari yang di pimpin Abd Syakur dan Takbir Bersama di pandu oleh Agus Salim,
" kita selaku manusia yang penuh dengan dosa, berharap besar dengan perantara shalat Khusuf ini juga shalawat bisa mendapatkan hidayah dan Barokah juga syafaatnya." ujarnya,
di samping itu masyarakat kompak melaksanakan Shalat tersebut dan mengikuti takbir yang berdurasi berkisar setengah jam lamanya, karena mereka meyakini bahwa malam Gerhana Bulan merupakan malam yang Penuh dengan misteri dan keramat, (ri/*)
di Mushalla tersebut IMABA langsung mengajak masyarakat untuk melaksanakan Shalat Khusyuful Qomari yang di pimpin Abd Syakur dan Takbir Bersama di pandu oleh Agus Salim,
" kita selaku manusia yang penuh dengan dosa, berharap besar dengan perantara shalat Khusuf ini juga shalawat bisa mendapatkan hidayah dan Barokah juga syafaatnya." ujarnya,
di samping itu masyarakat kompak melaksanakan Shalat tersebut dan mengikuti takbir yang berdurasi berkisar setengah jam lamanya, karena mereka meyakini bahwa malam Gerhana Bulan merupakan malam yang Penuh dengan misteri dan keramat, (ri/*)
Menghadapi GBT, IMABA Aksi 1000 Selebaran,
PAMEKASAN - Sejumlah massa Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (IMABA) Pamekasan, Gelar Aksi Penyebaran 1000 selebaran di sepanjang jalan Masegit tepatnya depan masjid As-syuhada' Pamekasan Madura Jawa Timur, sabtu (4/4), Sosialisasi terkait Gerhana Bulan Total (GBT),yang akan terjadi Pada Hari Sabtu malam,
disamping informasi yang di cantumkan di selebaran tersebut, yang lebih penting lagi terhadap kaum muslimin untuk melakukan Sholat Sunnah, Berdzikir, Beristighfar dan Bersedakah sesuai dengan Anjuran Nabi Muhammad Saw.
Miftahul Arifin Korlap aksi menjelaskan di gelarnya aksi tersebut antara lain agar masyarkat Pamekasan, khusunya Kaum Muslim, bisa menyadari bahwa datangnya gerhana bulan, bukan semata-mata akan adanya orang lahir atau meninggal sesuai persepsi masyarakat awam pada umunya,
akan tetapi, "adanya gerhana bulan karena cahaya bulan dibelokkan oleh atmosfer bumi sehingga menyebbkan warna merah" ungkapnya,
" kami berharap masyarakat tidak Fanatik dan bisa menyadari peristiwa sebenarnya, sehingga tidak lagi mempercayai anggapan-anggapan miring yang sekiranya bisa membuat syirik," tambah Moh. Romi, Ketua Imaba Pamekasan, (ri/*)
Jumat, 03 April 2015
Rayakan Timangan Bayi Tersayang, Intan,
![]() |
Intan Syafira. Seorang Anak dari Pasangan Suami Istri, Ach Jari & Puama. |
Ikut hadir dua ulama' terkemuka di daerah tersebut, antara lain, K. Muhni Pengasuh Ponpes Nurul Hikmah dan K. Hoze'i, juga sejumlah undangan lainnya,
kemasan acara Timangan itu di awali dengan tahlil bersama yang di khususkan kepada Bayi yang di timang, di lanjutkan dengan pembacaan solawatun nabi di iringi prosesi Timangan,
Pantawan media pada saat prosesi Timangan, bayi tersebut di letakkan di sebuah tempat yang dihiasi dengan beranika ragam warna bunga, di bawa oleh sang Bapak mengelilingi para undangan yang sedang berdiri melantunkan sholawat, dan di ikuti satu orang lagi yang menyemprotkan Perfum wangi di bagian baju atau tangan para undangan,
Sementara simbol dari timangan tersebut, berupa pemutongan rambut bayi oleh salah satu ulama' dengan menggunakan gunting,
Namun pada waktu yang bersamaan hujan deras, angin kencang mengguyur lingkungan setempat, berkisar satu jam lebih, seolah sebagai sebuah tanda, namun tidak ada yang berani menafsirkan arti dari peristiwa tersebut,
Hanya saja kedua orang tuanya berharap tuhan (Allah) selalu memberikan keberuntungan dan keselamatan serta kesuksesan terhadap anaknya, (ri/*)
Sidak dua lokasi berbeda, Panen dan Tanam Padi,
PAMEKASAN - Pendampingan terhadap Kelompok tani terus berkelanjutan di lakukan oleh sejumlah Forpimda Kab. Pamekasan Madura Jawa Timur, kamis (26/3) terdapat dua lokasi yang berbeda baik Panen Padi sekaligus Penanaman Padi MT II,
Lokasi panen padi tersebut di desa Samatan dan penanaman padi MT II di Dusun Karangpele Desa Serambeh Kec Proppo Kab Pamekasan yang di dampingi oleh sejumlah Forpimda Kab. Pamekasan,
Menurut Dandim Letkol Arm Mawardi, Menjelaskan, lokasi Penen tersebut milik Alimuddin seluas 48 Hektar sementara lokasi penanaman milik Ketua Poktan Kelbueng Jaya, Mustajar, seluas 72 hektar, dimana keduanya merupakan upaya tindak lanjut pendampingan kepada seluruh Kapoktan,
" semua kendala dari beberapa hasil Sidak sebelunya sudah menjadi tanggung jawab untuk selalu di dampingi dan di carikan solusi, sehingga kendala petani untuk tanam yang ke II ini adalah irigasi pengairan karena di desa ini sebagian besar termasuk sawah tadah hujan jadi sangat membutuhkan air." ujarnya,
Mawardi menambahkan, " berkenaan dengan kendala lainnya seperti penyakit Padi dan Pemupukan dimungkinkan sudah bisa di atasi oleh PPL Pertanian dengan bekerja sama dengan Babinsa selaku pendamping Para poktan di Desa ini" tambahnya, (ri/bsr)
Kamis, 02 April 2015
Aksi Duet Mahasiswa, Tuntut 7 Janji Bupati,
PAMEKASAN - kedua mahasiswa yang mengatasnamakan Kesatuan Aksi Lintas Masyarakat (Kalam) Pamekasan, melakukan aksi Berduet di depan Kantor Bupati Pamekasan Madura Jawa Timur, kamis(2/4), menagih 7 janji Bupati Ach Syafi'i
aksi tersebut berbentuk teatrikal di depan kantor Bupati, menggunakan pakaian ala pejabat, dengan melantunkan segala tuntutannya sebagaimana mereka melakukan aksi derama teater di atas panggung, sementara di bagian samping kedua Demonstran di penuhi oleh sejumlah aparat kepolisian yang mengamankan jalan masuk pintu kantor Bupati,
Mereka menilai, apa yang selama massa kampannya Bupati sampaikan kepada seluruh warga pamekasan, semuanya hanya omong kosong belaka,
“Sampai saat ini, tujuh janji yang disampaikan waktu kampanye dulu tidak terealisasi, Masyarakat sekarang menunggu janji tersebut,” teriak Moh Ilyas dengan keras,
sementara masyarakat tetap mengingat dan menunggu ke Tujuh janji tersebut, antara lain, mengalokasikan dana minimal Rp 300 juta per-desa per-tahun untuk membangun infrastruktur, ekonomi dan sumber daya manusia.
Meningkatkan honor guru tidak tetap (GTT) setara dengan upah minimal kabupaten, yakni Rp 900 ribu dengan anggaran 50 persen dari pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Kemudian, menyediakan dana talangan minimal Rp20 miliar per-tahun untuk menjamin harga tembakau dan garam petani.
Serta Menyediakan dana minimal Rp10 miliar pertahun untuk memperluas akses masyarakat terhadap air bersih melalui pengadaan mobil tangki dan pompa air di desa rawan krisis air.
Janji kelima, mengalokasikan dana minimal Rp 25 juta perdesa setiap tahun untuk pengentasan pengangguran dan menciptakan lapangan kerja melalui pembangunan dan pengembangan koperasi syari’ah. Dan Meningkatkan alokasi dana operasional untuk masjid, musholla dan pondok pesantren minimal dua kali lipat dari anggaran tahun 2011.
yang terakhir adalah menyediakan dana minimal Rp20 miliar pertahun untuk menjamin ketersediaan dan bantuan pupuk organik, bantuan alat-alat pertanian dan nelayan.
Namun fakta dilapangan semuanya kosong, yang ada hanya program yang bersifat seremonial yang selalu di jadikan kebanggaan di setiap momentum oleh Bupati,
“kenapa bupati membanggakan program bunga bangsa yang hanya seremonial belaka. Ini sungguh ironis karena tidak sesuai dengan keinginan masyarakat,” tandasnya, (ri*)
Janazah Nelayan, Akhirnya di Temukan,
PAMEKASAN - dari Hasil pencarian Hilangnya seorang nelayan di Pasisir Laut yang di tengarai hendak mau menangkap racungan dengan membawa Kapal Tempel, atas nama Sugianto(25) warga Dusun Sorok Desa Pagagan Kecamatan Pademawu Pamekasan Madura Jawa Timur, kamis (2/4), akhirnya di temukan,
Menurut Dandim Letkol Armed Mawardi, upaya pencarian tersebut sejak rabu pagi dengan menggunakan sekitar 12 Kapal oleh Tim Gabungan, namun belum ada kabar menguntungkan, sehingga Rabu pagi sekitar pukul 08.00 wib, serda ahmad busiri bersama 20 orang masyarakatmasyarakat setempat berangkat melakukan pencarian atau penelusuran korban, menuju ke lokasi dimana awal mula korban terjatuh,
" sekitar pukul 10.00 wib. Jenasah yang ditemukan oleh Rombongan masyarakat nelayan di perairan Desa Branta tenggih, kemudian langsung di efakuasi dengan perahu warga, dan di kawal oleh TIM SAR BPBD kab. pamekasan dengan perahu karet," ujarnya,
Setelah itu korban langsung di pulangkan ke rumah duka untuk di peroses Penguburannya, (ri*)
Menurut Dandim Letkol Armed Mawardi, upaya pencarian tersebut sejak rabu pagi dengan menggunakan sekitar 12 Kapal oleh Tim Gabungan, namun belum ada kabar menguntungkan, sehingga Rabu pagi sekitar pukul 08.00 wib, serda ahmad busiri bersama 20 orang masyarakatmasyarakat setempat berangkat melakukan pencarian atau penelusuran korban, menuju ke lokasi dimana awal mula korban terjatuh,
" sekitar pukul 10.00 wib. Jenasah yang ditemukan oleh Rombongan masyarakat nelayan di perairan Desa Branta tenggih, kemudian langsung di efakuasi dengan perahu warga, dan di kawal oleh TIM SAR BPBD kab. pamekasan dengan perahu karet," ujarnya,
Setelah itu korban langsung di pulangkan ke rumah duka untuk di peroses Penguburannya, (ri*)
Rabu, 01 April 2015
Dandim Sidak Ke Lokasi Jembatan Putus,
PAMEKASAN - Dandim Melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Ke lokasi Jembatan Putus di Dusun Song Lesong Desa Bujur Timur Kecamatan Batumarmar Pamekasan Madura, Jawa Timur, selasa (31/3), sore,
Kehadiran sejumlah anggota TNI yang di Pandu langsung oleh Komandan Kodim Letkol Armed Mawardi, untuk memastikan kondisi jembatan, sehingga bisa segera di lakukakn pengantisipasian untuk kepentingan para pengguna jalan,
" kami ke lokasi dengan sejumlah anggota untuk mengambil langkah sekiranya jalan tersebut tetap bisa di lewati oleh warga sekitar, " ujarnya,
Jadi Untuk sementara Babinsa bersama masyarakat menimbun lobang tersebut dengan menggunakan batu supaya bisa dilewati sepeda motor,untuk roda 4 sementara masih belum bisa di lewati,
" harapan kami semua pihak bisa bekerja sama demi lingkungan dan kenyamanan warga," terangnya
Hendak menangkap Rajungan, 1 Nelayan Hilang,
PAMEKASAN - Nasib Naas di alami Sugik (25) seorang nelayan, hilang pada saat hendak melakukan penangkapan Rajungan di Laut sekitar perairan Desa Pegagan Kecamatan Pademawu Pamekasan Madura Jawa Timur, rabu (1/4), hingga saat ini masih dalam peroses pencarian,
Menurut Dandim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi dari laporan anggota yang ia terima, bahwa kejadian tersebut di perkirakan sekitar pukul 09.30 WIB, dimana korban menggunakan perahu atau jenis kapal tempel milik Mattalih Bin Sakiyah, selaku orang tua Korban,
" kalau kejadiannya memang sekitar pukul 9.30, tapi berangkatnya korban ke laut sekitar Pukul 04.00 wib, hingga saat ini belum ada kabar di temukan, jadi peroses pencarian sudah mulai tadi di lakukan oleh sejumlah tim gabungan juga di dampingi masyarakat sekitar," ungkapnya,
Sementara Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akmalulul Firdaus, saat di konfirmasi via telephon genggamnya menjelaskan, bahwa hingga saat ini keberadaan korban masih belum ada kejelasan, namun upaya pencarian terus di lakukan,
" Tim kami ada tiga orang yang sudah ada di lokasi dengan sejumlah tim gabungan lainnya, baik, BPBD, Kepolisian, TNI dan Masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian di lokasi. Semoga saja korban secepatnya bisa ditemukan," terangnya(ri/bsr)
18 Bulan Lampu Padam, IMKB Datangi PLN Area Madura
PAMEKASAN - Belasan Massa Ikatan Mahasiswa Kangean Bersatu (IMKB), Kab. Sumenep, Melakukan audensi ke kantor PLN Area Madura Jl. Jokotole No 127A Pamekasan Madura Jawa Timur, selasa (31/3), siang, menuntut Kasus PLN yang hingga saat ini masih belum teratasi,
Audensi tersebut di letakkan di Ruang Elang Perkasa sebanyak 12 peserta audensi dan di temui oleh Ka PLN Area Madura Asmin Distribusi dan Menager Rayon Sumenep, yang di Pandu oleh Samsuri Korlap Aksi,
Menurut Samsuri. Pihaknya mempertanyakan terkait kendala dan alasan konkretnya dari pihak PLN sehingga terjadi pemadaman sampai berkisar satu tahun setengah,
" Apa kendala yang terjadi di PLN sehingga sudah 1 tahun 6 bulan listrik di Pulau Kangean mati, Pernahkan PLN Croscek jaringan yang semraut di Pulau Kangean." ungkapnya dengan nada emosi,
Apalagi Dipulau Kangean tidak ada tekhnisi yang menangani mesin, sehingga wajar pemadaman berlarut lama, yang paling Parah Desa Bantilan, kecamatan kangaian, dan Dess Angkatan, Kolo- kolo, Kecamatan Arjasa, banyak pelanggaran yg dilakuakan oleh PLN di Pulau Kangean, di samping itu Yang menjadi tehnisi di Pulau Kangean hanya tamatan SMA yang tidak mempuyai keahlian dibidang mesin.
Menurut Rully, Asman Jaringan, menyampaikan, permemintaan maafnya karena tidak dapat memuaskan pelanggan di Pulau Kangean, dan menjelaskan secara umum yang menjadi kendala dan permasalahan di wilayah tersebut,
" sebenarnya di pulau kangean itu ada 9 Mesin yang berlokasi di Batu guluk dengan kekuatan 4200KW. Rata-rata beban puncat malam hari 2540KW namun dari 9 Mesin ada 5 mesin megalami kerusakan." ujarnya,
Padahal Pada tahun 2014 sudah nurmal namun pada tanggal 27 Desember 2014 megalami kerusakan, diantaranya Speart Part yang mengalami kerusakan, sedangkan di imdonesia itu tidak ready sehingga harus mendatangkan dari luar negeri,
" Kami akan memanfaatkan orang Pulau Kangean untuk menjadi tekhnisi yang mumpuni di bidang mesin. Karena Pada tanggal 27 April 2015 mesin 7 akan kami sewakan mesin baru," ungkapnya,
Sehingga pihaknya menjamin pada tanggal 06 April 2015 mesin 3 sudah normal dan apabila tidak beroperasi, maka akan melepas jabatannya,
Ketika persoalan tersebut di tengarai ada permainan akhirnya di pojokkan pada Salamet, Manager Rayon Sumenep, untuk mejelaskan kejadian yang sebenarnya, karena pihaknya yang tau betul persoalan di Sumenep,
" Kami di fokuskan untuk perbaikan mesin, Setiap ada gangguan pasti kami laporkan, namun Persoalan dilapangan saya belum tahu secara detail." tandasnya,
Massa tetap bersikukuh untuk mrngungkap kasus tersebut secara transparan di depan semua pihak yang bertanggung jawab, sehingga ada beberapa solusi yang di berikan oleh pihak PLN, Salah satunya akan membentuk Tim untuk menginfentaris dan menginfestigasi di Pulau Kangean, di luar itu juga akan berkordinasi dengan pihak penyewa untuk menyiapkan tehnisi mesin sehingga pulau kengean menjadi tanggung jawab jawab besar untuk segera di atasi, (ri*)
3 Meter. Jembatan Putus
PAMEKASAN - Bencana alam kembali terjadi di Dusun Song Lesong Desa Bujur Timur Kec. Batumarmar Pamekasan Madura Jawa Timur, berupa putusnya Jembatan di Dusun tersebut,
Menurut Dandim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi bahwa kronologis kejadian tersebut mulai hari sebelumnya,
Pada hari senin sekitar pukul 13.00 wib telah terjadi hujan dengan tensi tinggi,
Sedangkan pada pukul 18.00 wib, Pamong, Subaidi, melaporkan bahwa telah terjadi jembatan putus yang menghubungkan Dusun Song Lesong ke Dusun Songai Rajeh akibat terjangan Banjir,
Sehingga selasa (31/3) sekitar pukul 09.00 wib sejumlah Babinsa dan Camat Batumarmar dan Pamong serta masyarakat setempat meninjau kelokasi ternyata di ketahui bahwa Panjang Jembatan 30 M, dan lebar 5 M, sementara yang rusak sepanjang 3 M dan Lebar 5 M,
" dari kejadian itu, kami sudah perintahkan Danramil untuk berkoordinasi dengan aparat Desa untuk membuat jembatan darurat dengan menggunakan kayu atau bahan yang lain, agar minimal bisa dilewati kendaraan roda 2 dalam waktu dekat-dekat ini," terangnya, (ri*)
Langganan:
Postingan (Atom)