Senin, 05 Januari 2015

Ulama' Madura, gelar Deklarasi FUKM,

Pamekasan - momentum peringatan hari lahir Baginda Nabi Muhammad SAW, Ulama' Madura menggelar Deklarasi Forum Ulama'ul Ka'bah Madura FUKM & Harlah bersama Partai Persatuan Pembangunan PPP ke 42, di Pondok Pesantren MISDAT, Darul Ulum, Desa Lenteng, Kecamatan Proppo Pamekasan, Madura, Jawa Timur, senin ( 5/1) siang


acara tersebut di hadiri Ulama' besar Madura, Di antaranya, K.H Muhammad Syamsul Arifin,Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Selaku Dewan Penasehat Pusat, Partai Persatuan Pembangunan, K.H. Ali Karrar Sinhaji, Koordinator Pusat, K.H.Mondzir Kholil, Wakil Koordinator Pusat, K.Dahlawi, Korda Bangkalan, Korda Sampang K.H. YAHYA HAMIDUDDIN, Korda Sumenep, K. ALI FIKRI WARIS, K. Ghafur, Ponpes Al-Mujtama', K. Matra'i, R.K.H.Hannan Tibyan, Pengasuh Ponpes Puncak Darussalam, Dan sejumlah Kiai besar lainnya,


adanya FUKM dalam rangka mengkawal dan menyatukan dualisma perpecahan yang terjadi di pengurus pusat Partai Persatuan Pembangunan PPP yang hingga kini belum tuntas,


Dalam hal ini disampaikan oleh K.Mundzir Kholil Mewakili Koordinator Pusat, bahwa upaya yang di lakukan dalam rangka membangun sinergi partai persatuan dengan para ulama' madura, sehingga mampu menyatukan dua kubu perpecahan tersebut kembali pada fitrahnya,


" upaya ini, untuk membangun sinergi PPP dengan para ulama' besar madura, dengan harapan, konflik pusat yang terjadi hari ini, bisa di kembalikan pada fitrahnya, sehingga tidak lagi muncul kubu baru di DPC & DPD, " ungkapnya ketika sambutan,


Sedangkan menurut K.H. Ali Karrar Sinhaji, selaku pencetus FUKM, Pihaknya dalam waktu singkat akan meluruskan permasalahan yang terjadi di internal Partai PPP pusat, dengan segala bentuk upaya demi kepentingan masyarakat,


" saya sudah berkali-kali mengupayakan, agar konflik internal Pusat, tidak berimbas pada dualisme struktur di DPC & DPD, dalam waktu dekat dengan bersatunya ulama' Madura, saya yakin dualisme itu bisa di satukan," tegasnya


dikatakan " FUKM ini bukanlah organisasi struktural namun ini bersifat kultural, sehingga tidak akan pernah benturan dengan struktur partai,"


Kendati demikian, R.P. Wazirul jihad, mewakili Struktur Partai, Sangat berapresiasi sekali  dengan langkah maju gerakan moral dan emosional tersebut,


" demi membangun dan mjaga ukhwah islamiyah serta melakukan penguatan konsolidasi keummatan yang selama ini semakin memprihatinkan, kami sangat mengapresiasi sekali dengan langkah yang di ambil sesuai kebutuhan elemen masyarakat," ungkapnya


Tidak hanya itu, para ulama' bertekat untuk membangun kometmen dalam bentuk penanda tanganan perjanjian, bila mana ada yang keluar dari janji tersebut maka konsekwensinya kelak di hadapan allah SWT,



Tidak ada komentar:

Posting Komentar